Project Konten Terbaru

Monday, November 09, 2020

Saya punya project terbaru untuk di dunia perkontenan yaitu membuat tebak2an receh di Instagram bersama teman saya adhe. Durasi cuma satu menit tapi prosesnya cukup panjang sodara-sodari ku sebangsa dan setanah aer. Kalo saya tarik ke belakang, untuk mencari teman partner itu buat saya susah. Mencari se-frekuensi dan harus dapat chemistry-nya juga. Biar mudah tek-tokan saya dengan dia kedepannya. Yang menjadi pertanyaan selalu dalam benak saya adalah "Apakah saya akan nyaman bekerjasama dengan dia dalam waktu yang panjang?!." 

Ada beberapa teman yang saya tawarkan untuk membuat project konten bareng. Kita sudah ketemuan, ngobrol ngalor-ngidul tentang konsep konten yang akan kita buat untuk kedepannya. Yah, ternyata kita nggak se-frekuensi, bakalan susah nantinya buat saya dan dia untuk konsisten membuat konten. Nah, kalo teman partner sudah saya dapatkan, biasanya saya akan ngobrol dulu sama dia tentang ide konsep konten yang saya punya. Kalo dia setuju, barulah kita ke tahap-tahap selanjutnya... *Emang ribet yah jadi akutu... :-P*  

Membuat skrip ceritanya sih menurut saya yang paling lumayan susah, karena saya benar-benar membuat skrip sendiri bukan dari contekan di Internet. Kalo bahan tebak2an recehnya emang hasil nyari di Internet, dari bahan tebak2an tersebut lah dikembangin menjadi sebuah cerita pendek itu yang agak ribet. Mana saya targetnya meng-upload tiga kali dalam seminggu.  Setiap hari senin, rabu dan jumat. 

Mencari tempat untuk rekaman juga lumayan sulit, nyari cafe yang lokasinya sekitaran yang dekat dengan rumah kami berdua. Terus, cafenya harus yang sepi dan tertutup biar suara gangguan dari luar seperti kendaraan bermotor tidak terlalu mengganggu. Maklum, saya belum punya studio atau tempat yang memadai untuk rekaman. Karena kami berdua masih awam, jadi mental kami untuk rekaman ditempat umum pun masih malu - malu. Merasa malu dong dengan pembeli yang lain lalu lalang memperhatikan kami, sama karyawan cafe-nya pun kami merasa tidak enakan karena suara kami juga terkadang terlalu keras. 

Belum lagi kondisi cuaca hujan, membuat kami menjadi molor waktunya untuk memulai rekaman. seharusnya janjian jam berapa, jadi jam berapa. Huahahahahahaha... Nggak apa - apa, nikmati aja semua prosesnya. Untuk menghemat waktu, jadi satu kali pertemuan kami merekam langsung untuk satu bulan tayang kedepan. Sebelum rekaman dimulai, kami latihan dulu dong untuk menghidupkan cerita dan intonasinya mau seperti apa. 

Setelah cerita rekaman suara selesai, tinggal PR saya untuk mengedit suara menjadi sebuah video visual yang menarik... Saya menggunakan alat untuk rekaman dan edit video cuma menggunakan Iphone 6, alat bantunya mic dua buah dan konektor untuk mic yang bisa dipasang dua buah ke Iphone. Kapan - kapan akan saya bahas alat-alat tempurnya yah?!. Alat - alatnya tidak terlalu mahal, yang mahal kreativitasnya. Heheheheheheee.....

Yuk disimak, episode perdana tebak2an receh antara bang abang tukang galon sama emak-emak muda tinggal di komplek perumahan (home sweet home). Berikut linknya: https://www.instagram.com/p/CHWaxIEBb34/








You Might Also Like

2 comments