Gibahin Drama Korea Reply 1988

Tuesday, October 06, 2020

Saya senang sekali menonton drama korea "Reply 1988" karena revelan dengan budaya kita yaitu Indonesia. Sifat kekeluargaan dan persahabatannya sangat kental sekali antar tetangga. Dan senangnya lagi, drama ini bebas dari orang jahat, perebutan warisan maupun tahta. Yah, cuma mengangkat tentang kehidupan sehari - hari saja. Sebenarnya saya telat menonton drama korea ini, karena baru tahu pada tahun 2020 padahal keluar tayangnya pada November 2015 - Januari 2016.

Pengaruh pandemi juga sih saya menontonnya, karena dirumah aja. Dan pengaruh dari influencer / artis juga, yaitu Dian Sastro. Saya menonton Live Instagramnya lagi berbicara sama siapa gitu (maap lupa) terus doi bilang dia lagi suka menonton drama korea terus merekomendasikan untuk menonton "Reply 1988". 

Scene pembukaan episode satu aja sudah membuat saya betah dan jatuh hati untuk menontonnya. Ketika mereka lagi menonton film di rumah Taek terus dipanggil sama mamak - mamaknya untuk pulang makan malam. Teringat saya masih kecil dulu, kalau sudah sore atau menjelang maghrib pasti saya dicariin atau dipanggil sama ibu saya untuk pulang ke rumah pada saat lagi main diluar rumah atau rumah tetangga. Terus, pada saat mereka disuruh mengantarkan lauk makanan untuk dikasih ke tetangga. Saling balas membalas memberi itu nyata sekali dibudaya kita bertetangga.

Dan banyak juga dialog - dialog sederhana yang menancap dihati. Benar - benar mengupas tentang drama keluarga. Kok bisa relevan yah sama kita ?!. Padahal ceritanya di Korea, atau karena kita sama - sama dari Asia atau budaya timur. Ada benang merah yang menjadi kesamaannya. 

Drama korea "Reply 1988" memiliki 20 episode. Dan setiap episode memiliki durasi satu jam lebih, ada beberapa episode hampir dua jam. Tapi saya tidak bosan untuk menontonnya, malahan menyatu dan menjadi bagian dari mereka. Ketika selesai menonton sampai episode terakhir, ada ikatan emosional yang terjalin antara saya dengan drama ini. Seperti ada yang hilang atau pergi dari kehidupan saya. Yah, sedalam itu. Karena didrama ini kita juga mengikuti pertumbuhan dan perkembangan lima sekawan dari masa remaja sampai dewasa. 

Episode - episode terakhir ketika mereka sudah dewasa berasa sekali rumah mereka menjadi sepi tidak ada keributan - keributan lagi ketika dulu mereka masih remaja. Saya sangat mengagumi dengan produksi film atau drama dari korea, mereka sangat rapi dalam memproduksinya. Mulai dari alur ceritanya, editingnya, para pemainnya, wardrobe-nya dan semua-semuanya. Dan dunia entertaiment mereka bisa masuk ke kancah Hollywood. #mantap

Yuk disimak obrolan saya bersama mas qiwa tentang drama korea "Reply 1988"... Mohon maap, suaranya kurang jernih karena ngobrolnya diruang terbuka.



You Might Also Like

1 comments