Penginapan Hostel yang Murah dan Nyaman di Kota Bangkok Thailand

Monday, June 25, 2018

Saya mau berbagi cerita dan pengalaman ke pembaca blog ini waktu saya menginap disalah satu Hostel yang berada di Bangkok, Thailand. Hostelnya cukup murah tapi fasilitasnya sangat nyaman. Saya menginap selama 5 hari dengan total harga Rp.300.000. Yah, jadi permalam cuma Rp. 60.000. Cukup murah kan... :-)

Jadi, Hotel ini punya Hostel juga. Gedungnya memiliki 8 Lantai, lantai 1 sebagai lobby dan restaurant, lantai 2 sampai lantai 7 kamar hotel buat tamu menginap. Sedangkan lantai 8 untuk kamar hostelnya, tapi kamar mandinya di Lantai 7. 

Karena letak hotel ini tidak terlalu dekat dengan jalan besar dan masuk kedalam gang, jadi mereka menyediakan fasilitas tuk - tuk untuk mengantarkan tamunya ke jalan besar secara gratis. Tapi saya tidak pernah naik tuk-tuknya  karena lebih suka berjalan kaki menelusuri gang dan pasar yang berada disana. Hotelnya lumayan dekat dengan BTS Phaya Thai dan Ratchathewi. 

Hotel ini terletak di Pratunam dan dekat sekali dengan kantor duta besar Indonesia, sehingga untuk mencari makanan halal tidak sulit dan lumayan banyak. 

Saya memilih kamar yang mix, disini cuma ada 2 pilihan yaitu female dorm dan mix. Satu ruangan berisi 6 kamar tidur yang berbentuk seperti box. Fasilitas kamar yang saya dapat yaitu kasur, bantal, selimut, handuk, gantungan gaju, brankas, laci dibawah tempat tidur, meja kecil, colokan atau stop kontak untuk mengecas barang elektronik, kartu untuk mengakses masuk ke kamar dan memiliki satu AC yang letaknya ditengah.

Teman - Teman satu kamar saya tidak ada yang terlalu aneh tingkah lakunya. Dan saya pun sangat jarang ketemu mereka, itupun kalo saya sudah berbaring diatas kasur waktu malam hari baru mereka satu persatu ada didalam kamar. Saya baru bangun pagi mereka sudah tidak ada, pokoknya kalo siang kamar kami kosong tidak ada orang.

Saya mau berbagi cerita kepada kamu juga bahwa dua orang yang menginap didalam satu ruangan saya itu disabilitas. Mereka berkomunikasi dengan saya dengan bahasa isyarat, waktu itu dia berbahasa isyarat bahwa pintu jangan ditutup rapat karena dia mau keluar kamar. Kalo pintu tertutup rapat harus menggunakan kartu untuk membukanya dari luar. Dan saya membalasnya dengan senyum dan memakai bahasa tubuh seolah-olah berkata oke.

Sayang sekali saya tidak terlalu banyak berkomunikasi dengan mereka. Padahal, saya ingin sekali berkomunikasi lebih dalam dengan mereka. Banyak hal - hal yang ingin saya tanyakan kepada mereka berdua, kenapa sangat berani sekali untuk keluar dari zona nyaman dan traveling ke Thailand ?!. Padahal untuk orang normal seperti saya aja masih banyak kekhawatiran dan ketakutan dalam benak untuk traveling ke kota atau tempat yang baru dikunjungi. Tapi kenapa mereka berani yah ?! Padahal mereka berdua cewek dan masih muda.

Kalo lihat dari fisiknya mereka bukan dari negara ASIA, dan kalo saya mau berkomunikasi untuk menyapa mereka pun bingung harus  seperti apa. Karena saya tidak bisa berbahasa isyarat  dan cuma bisa memberikan senyuman saja kepada mereka kalo lagi berpapasan.

Oiya, hostel tempat saya menginap namanya CUBIC Bed Hostel atau CUBIC Pratunam (Hotel) terletak didaerah Pratunam, Bangkok - Thailand. Dan saya pesannya melalui Traveloka yang dapat diskon menginap disini. 

*Btw, postingan ini nggak berbayar yah menteman, karena saya puas menginap disini*

Dan ini vlog saya review hostelnya...


You Might Also Like

22 comments

  1. Wahhh seru juga yah liburannya bang. Tapi sayang banget yah ga sempet komunikasi padahal pasti mereka punya banyak ceirita seruu tentang travellingnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bingung juga mau komunikasi sama mereka...

      Delete
  2. koq abg gak ajak2 sih nginep disini, kerenn nih penginapannya

    ReplyDelete
  3. Kalau lagi traveling hotel/hostel memang buat numpang tidur aja ya, yang penting nyaman, aman dan bersih. Murah banget ya, nginep lama pun jadi ga berasa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo nggak jadi nginep disana pun nggak rugi2 amat yah kan teh, soalnya murce...

      Delete
  4. Sarapannya gimana? Dapat free nggak Luk?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak teh... Cuma yang tamu hotel aja yang dapat.

      Delete
  5. Jadi penasaran pengen denger cerita traveler yang disabilitas itu.. Pasti banyak banget kisah menariknya selama mereka traveling ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak... Terus perjuangannya mereka pasti 100 kali lebih berat dari kita yang normal.

      Delete
  6. Liburan yang menyenangkan ya di Bangkok.... Note deh nama hotel na.. Sapa tahu bisa backpackeran disana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin... Semoga bisa kesini juga yah qaqaque.

      Delete
  7. Replies
    1. Kek-nya dejavu deh dengan komen ini... -____-"

      Delete
  8. sekarang lebih memilih hostel sebagai tempat tidur pas jalan sendiri bukan karena murah tapi kepraktisan , paling suka nemu hostel yang temanaya lucu2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya om, sekarang konsep hostelnya lucu2 unyu2 munyu.

      Delete
  9. Bagus juga ya bang penginapannya, murah pula. Ow ia, lain kali kalo mau komunikasi sama mereka, bawa aja buku catatan kecil, kalian ga perlu pake Bahasa isyarat. Yang lebih digital bisa pake goggle translate, hehe.

    ReplyDelete
  10. Ciyeee.
    Yg baru jalan jalan dr Thailand
    Enaknya bs di hostel.
    Tar punya anak susah gk bs di hostel.
    Wkwkwk

    ReplyDelete