Sirkus Pohon

Thursday, April 12, 2018

Sumber : https://www.goodreads.com
Saya suka dengan isi cerita karya terbarunya Andrea Hirata yaitu Sirkus Pohon. Ceritanya tentang orang-orang kampung dengan kehidupan yang sederhana. Kata beliau, gaya penulisannya diambil dari gaya orang melayu bercerita. Buku ini belum saya baca sampai tamat, sengaja saya irit membacanya perhari cuma beberapa lembar halaman saja. Karena dengan membaca buku ini, saya bisa terhanyut dan larut dalam benak ruang imajinasi saya ke dalam suasana cerita dan tokoh-tokohnya. Sehingga tidak mau berpisah secepatnya dengan mereka.

Yah, beberapa hari ini dalam benak ruang imanjinasi saya dihidupkan dengan cerita yang dibuat oleh beliau. Dan saya juga merasa ikut menemani perjalanan kehidupan mereka yang sedang terjadi dari tokoh-tokoh yang ada didalam buku ini. Saya akan merasa kehilangan apabila segera menyelesaikan membaca buku ini. Tepatnya belum siap untuk ditinggalkan sama mereka. #aih 

Andrea Hirata pintar sekali meracik cerita sehingga bisa membuat pembaca bukunya seketika berubah emosi. Terkadang kita dibuatnya tertawa dengan guyonan khas kekampungannya dan dalam sekejap bisa membuat emosi kita berubah menjadi sedih. Saya tidak sengaja menemukan novel ini dirak Toko Buku Gramedia BCS - Batam. Waktu itu saya sengaja meniatkan untuk datang ke Toko Buku karena minat membaca saya saat ini lagi turun drastis. Buku ini banyak dipajang dan saya niatkan untuk membelinya.

Saya sudah lama tidak mengikuti perkembangan berita tentang si penulis, maksudnya saya tidak mengikuti lagi beliau akan mengeluarkan karya terbaru apa kedepannya. Buku yang terakhir saya baca dari karangan beliau yaitu Ayah, itu pun sudah dua tahun silam.

Dan saya tidak tahu akhir dari cerita buku Sirkus Pohon ini akan seperti apa. Belum ketebak sama saya akan berujung kemana ceritanya. Yah, saya menikmati sekali membaca buku ini. Walaupun penasaran juga. Adakah kamu yang sudah atau lagi membaca buku Sirkus Pohon ini ?!.




You Might Also Like

13 comments

  1. Masuk book haul dari tahun kemarin tapi belum kunjung terbeli karena akhir2 ini ga punya waktu luang untuk baca sama sekali Chai. Makasih sudah diingatkan lagi dengan buku ini

    ReplyDelete
  2. Beberapa kali ke Gramedia nyari buku ini dan selalu out of stock pft!
    Coba ntar nyari lagi ahhh

    ReplyDelete
  3. aku jarang banget baca novel dek... apapun ceritanya sangat jarang, cuma kalo cerita novel sudah dijadikan film, aku masih mau menontonnya, apalagi kalo tentang kehidupan yang sederhana, yang memang terjadi dihari hari..sukaa aku nonton nya..
    salut buat kamu yang masih senang membaca buku :)

    ReplyDelete
  4. saya udah lama ga baca buku hiks
    ada beberapa buku baru yg belum kesentuh
    entah mengapa ya...
    dulu baca buku tu susah berhenti klu udah dipegang
    duh kok jd curcol hehehe

    ReplyDelete
  5. Aku belum pernah baca ini.. kurang cocok si sama gaya nulisnya Andrea Hirata. Hehe...

    ReplyDelete
  6. Aku belum sempat baca novel ini, Bang. Dulu aku suka baca novel, waktu masih abegeh. Tapi sekarang lebih ke buku parenting. Sesuai kondisi, hehee.

    ReplyDelete
  7. Aku mulai ingin beralih dari bacaan novel-novel yang menggunung ke buku motivasi, parenting, dan agama. Sesuai kebutuhan hidup sekarang ini.

    Btw jika boleh ngasih kripik, agak dikurangi ya penggunaan kata "saya"nya jangan kebajiran Chai. Btw nulis terus dong biar terasah otak kita.

    ReplyDelete
  8. Ceritanya tentang apa sih Sirkus Pohon? Pak Chai nggak ngasih klu nih soal ceritanya.. biar pembaca penasaran dan beli buku itu ya?

    ReplyDelete
  9. Aku sudah beli novelnya ini februari lalu di Jakarta. dan belum buka plastiknya. masih namatin Aroma karsanya dee Lestari dulu.

    Sejak Laskar Pelangi, aku sudah menjadi penggemar karya2nya andrea hirata yg memang tokohnya ia ambil dari kehidupan khas Melayu kepulauan spt yg ia jalani di masa muda. Untung kamu ga review mendeteil sirkus pohon ini Luk.. jd aku msh bisa baca dr awal ntar novelnyaz hahaa

    ReplyDelete
  10. Beberapa kali nyari buku ini di Gramed gak pernah ada. Ujung2nya khilaf beli buku lain.. Abis baca postinganmu jadi ingin meluruskan niat kembali untuk beli buku ini.

    ReplyDelete
  11. buku ini, adalah buku terbaik versi aku
    karena banyak mengandung cerita yang sangat membuat khayalan ku terbang tinggi jauh ke atas awan

    keren keren keren

    ReplyDelete
  12. Pinjam ya kalau da selesai (pinjam? beli dunk) hehehe.... aku juga baca review beberapa teman soal buku ini, ktnya bagus ya... Menghibur tetapi juga mengajarkan pesan-pesan moral kepada pembacanya...

    ReplyDelete
  13. Belum baca bang.
    Tp layak utk masuk dlm “wishlist”
    Ini buku sering nongol di Story IG ya.
    Hehehhee

    ReplyDelete