Liburan Ke Melaka Part 2

Tuesday, June 20, 2017

*yang belum baca part 1 silahkan baca disini...*

Setelah tiba dilarkin kami langsung beli tiket bus ke Melaka dengan harga RM. 21 jam 18.30 yang kemudian ngaret keberangkatannya menjadi jam 19.44. Lama perjalanan dari Johor Bahru ke Melaka kurang lebih tiga jam. Terminal larkin sekarang sudah mulai rapi dan bersih, calo tiket tidak banyak lagi yang berkoar-koar diluar sana. Dan gedung tempat penjualan tiketnya pun lagi direnovasi, dulu jualan tiket dibawah dan arah keluar sekarang didalam tapi masih berada dilantai bawah.

Dan yang saya suka bus antar kota di Malaysia itu bagus dan nyaman banget. Satu orang satu tempat duduk, tidak ada yang berdiri atau kelebihan penumpang. Dengan perjalanan yang kurang lebih tiga jam itu membuat saya bosan berada didalam bus, sudah coba memejamkan mata untuk tidur tetap nggak bisa. Alhasil, saya dengan teman saya yang duduk bersebelahan kita ngobrol ngalor - ngidul (entah apa aja yang kami bahas) sepanjang perjalanan.


  
Jam 10.23 kami sudah sampai di Terminal Malaka Sentral. Teman saya langsung pesan uber untuk transportasi kami ke Hotel. Supir ubernya ternyata agak takut-takut jemput kami, soalnya kami menunggunya ditempat pangkalan taksi. Kan sudah saya ceritain sedikit di part 1 kalo uber masih isu sensitif dikalangan supir taksi. Mereka boleh ambil penumpang tapi tidak boleh dekat pangkalan mereka. Ongkosnya itu jauh lebih murah daripada taksi, dari Malaka Sentral ke Hotel tempat kami menginap itu cuma RM. 9. 

Saya pesan kamar Hotel di Euro Rich Hotel Melaka dengan tipe kamar Deluxe Twin. Kami menginap 3 hari 2 malam. Hotelnya cukup nyaman dan tidak ada biaya tambahan ekstra bed karena kami bertiga. Pesannya memang untuk dua orang sih, yang satu kita main kucing-kucingan aja. Dua tempat tidur single yang terpisah kami satuin terus tidurnya berjajar, tapi ada yang ngalah dinkz jadi tidur dibawah lantai. Heheheheheheeeee.....




Lobi Hotel

Hotel kami tidak jauh dari pusat keramaian, jadi masih bisa berjalan kaki untuk ke tempat-tempat objek wisata yang berada disekitaran kota. Setelah selesai check in kami ke kamar untuk meletakkan ransel dan langsung mencari makanan buat makan malam. 

Kalo di Malaysia itu makanannya seru-seru banget, saya suka mengeksplornya. Kami makan di Pahlawan Walk Market pasar malamnya. Kalo cerita makanannya yah, teman saya yang satu cuma mau makan nasi ayam doang, dia sudah bilang "Aku cuma mau makan nasi ayam aja", teman yang satunya lagi pesan standard nasi goreng dan saya yang suka pesan yang aneh-aneh yang belum pernah dicicipi sebelumnya. kadang suka salah pesan juga sih, maksudnya makanannya nggak enak rasanya (aneh).

Sate ayam disana itu rasanya manis banget, sate daging sapinya pun sama. Mereka kasih bumbu dulu terus menyerap ke dalam daging pas dipanggang. Dan kuah sate saos kacangnya pun juga enak. Yummmyyyyy.... 










Tapi jenis makanannya banyak yang nggak sehat, bersantan dan berminyak. Walaupun saya bukan orang yang penganut makanan sehat banget tapi nggak apa-apalah sekali-kali makan yang beginian. :-)
 
Bersambung lagi yah ceritanya... :-)

You Might Also Like

6 comments

  1. Wah terminal
    Larkin dah cantik ya?
    Yg dekat hotel tu...wisata apa aja yg ada?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hotelnya dekat kota jadi wisata kota melaka bisa dikunjungi dengan sekali jalan...

      Tunggu part selanjutnya bahas objek wisatanya. :-)

      Delete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. A travelogue touching all the places from the street to station to the lodging, good piccture discription too also can be found. Thumbs up for the amazing post.

    ReplyDelete