Ceritanya dibuatkan puisi

Saturday, March 05, 2016

Saya tahu, mereka berdua ini suka sekali dengan puisi. Ditimeline media sosial saya sering sekali muncul puisi-puisi karya mereka. Dan menurut saya, puisi-puisi karya mereka cukup bagus, maknanya dalam dan saya suka membacanya. Saya dengan mereka berdua pun belum pernah bertatap muka langsung, kami berkomunikasi cuma melalui dunia maya. Yah, kami satu group di WhatApp (WA) dalam group Blogger Kepri.

Tengah malam saya menantang mereka untuk membuat puisi dengan objek poto yang saya berikan. Alhamdulilah, mereka berdua mau dan keesokan harinya puisi buatan mereka berdua sudah dipublish ke media sosial masing-masing. *Terima kasih yah adek-adek ku* :-)

Mau tahu objek poto yang saya berikan ke mereka...#cekidot

Poto oleh @jokowarsito
Lokasi : Turi Beach - Batam
Model : Babang Chai

Dan inilah karya puisi mereka...

Sabda Rindu
Karya Sarni Kurniati

Kepada laut ombak bercerita
Kepada awan langit bercengkrama
Kepada angin mereka bertemu

Aku laut
Meski kau membuang kotoran padaku
Meski kau membunuh anak-anakku
Meski kau mengambil semua milikku
Aku tidak akan kekeringan

Aku Ombak
Terkadang aku tenang, tapi
Aku menggulung kapal-kapal
Yang mengambil laut dariku
Yang membuat lautku menangis

Aku Awan 
Yang meneduhimu dari matahari
Yang menurunkan air untuk bumi
Meski kau mencercaku
Aku awan yang akan menghujanimu dengan batu

Aku Langit
Yang menyatukan ombak pada laut 
Mempertemukan awan pada langit
Menjadi teman para nelayan
Aku menyembul dari ujung bibirmu
Setelah sia-sia kau menghujat alam

Batam, 03 Maret 2016

###

Tak Bisa Ku Dusta
Karya Izwar Zahid Zaidan

Tak ada yang ku dengar
Selain syahdu ombak biru yang menggemu

Tak ada yang ku lihat
Selain rupa manis awan putih yang menunggu

Tak ada yang tersentuh
Selain angin yang coba untuk merayu

Tak satu rasa ku temukan dalam jiwa
Selain cinta kepada Tuhan Yang Maha Satu

Pancaran asa Mu dalam jiwaku
Keluarkan aku dari hening yang coba menawanku
Sadarkan aku dari lamunan yang ingin penjarakan aku
Tenangkan aku dari resah dalam jalan yang menantiku

Wahai Engkau Maha Kasih
Dalam bingkai indah alam yang Kau cipta
Tertegun aku dalam syukur yang begitu sempurna
Hingga aku tak bisa untuk berkata
Nikmat Mu mana yang harus ku dusta

Batam, 03 Maret 2016

Mereka berdua adalah Sarni Kurniati dan Izwar Zahid Zaidan, coba deh kamu blog walking ke www.sakurasarni.com dan www.semesta-berbicara.com disitu banyak karya puisi mereka sendiri. Semoga, suatu saat nanti saya bisa mendengarkan langsung dari bibir mereka membacakan karya puisi mereka sendiri didunia nyata. Amin... :-) 

You Might Also Like

5 comments

  1. Keren puisinyaaa.... Mau juga donk dibikinin puisiii.... #dasarlatah :D

    ReplyDelete
  2. cantik lautnyaa...biru banget. duduk di situ sambil dengerin seseorang baca puisi khusus untukku asyik kali yaa, serasa ngelakonin pelem jaman p.ramlee :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alamak... Pilem die jaman baholak sangat kak.

      Delete
  3. wahh puisi-puisinya menyentuh sekali..

    ReplyDelete