Luntang Lantung Di Negeri Orang (Malaysia) Part 3

Monday, September 09, 2013

*Bagi mentemen chai readers yang ketinggalan cerita part-part sebelumnya, silahkan klik disini (part 1) dan disini (part 2)*

Liburan ke Malaysia bukanlah yang pertama bagi saya, ini liburan yang kedua kalinya saya kesana. Jadi, ada sedikit pengalaman buat saya untuk mengetahui medan perangnya. Ke Batu Caves itu tidak jauh dari Kuala Lumpur, jadi kita tinggal naik KTM Komuter dari station KL-Sentral dan ongkosnya cuma RM 2 sekali jalan.

Batu Caves itu tempatnya bagus, sebuah bukit yang didalamnya dijadikan kuil bagi agama hindu. Naik tangga ke atas bukitnya itu SODARA-SODARA kagak nahan.... #ngos2an

Tiba diatas
Didalam batu caves
Masih ada tangga lagi
Didalam batu caves

Tangga menuju keatas... #ngos2an
Dari Batu Caves kami langsung kembali ke station KL Sentral karena mau ke Genting. Harga naik bus dari KL Sentral ke Genting RM. 10 (sudah termasuk naik sky way). Waktu itu tiket bus pulangnya dari Genting ke KL sudah habis. Nggak masalah juga sih, rencananya kan kami mau menginap dihotel sekitaran Genting. #horangkayah

Lama perjalanan memakan waktu satu jam.





Rencana kami mau menginap dihotel disekitaran kawasan Genting Highland kandas sudah... Hotelnya high class semua, sedangkan pilihan hotel kami yang low budget. -______-"

Antrian menaiki Sky way mau turun lebih membludak ato rame daripada kami mau menaikinya. Dan hari juga sudah semakin malam, sedangkan kami belum tahu mau menginap dimana. Jangankan mau menginap dimana SODARA-SODARA, mau kembali ke KL aja kami belum tahu mau naik apa. #luntanglantung

Ada beberapa Bus yang terparkir distation skyway genting tapi bus itu semua sudah dipesan oleh travel agency buat tamu2 mereka. Tanya ke supir taksi, mereka memberikan harga yang fantastis untuk menuju ke KL dari genting. Sang supir meminta biaya RM.50/orang, kalikan sendiri kalo kami 4 orang. -______-"

Hasil usaha tanya sana-sini, alhamdulilah kami dapat pencerahan juga. Ada segerombolan anak muda yang lagi menunggu taksi dan tujuan mereka ke Batang Kali bukan ke KL. Kami tanya ke mereka, apakah nanti ada Bus dari Batang Kali ke KL untuk keesokan harinya. Kata mereka ada, saya dan teman2 langsung berembuk untuk berdiskusi akan menginap dimana malam ini. Kalo kembali ke KL nggak mungkin lagi, soalnya supir taksi yang kami tanya itu sudah memberikan harga yang fantastis.

Mau tidak mau, kami harus menginap didaerah Batang Kali. Yoi, pesan taksi yang telah dipesan oleh segerombolan anak muda tadi. Jadi, supir taksi yang sudah dipesan sama segerombolan anak muda tadi akan kembali ke Genting lagi untuk menjemput dan mengantarkan kami ke Batang Kali.

Merasa dicurangin juga sih sama supir taksinya... Masak ongkos taksi segerombolan anak muda tadi cuma kena RM.40 ke Batang Kali dari genting, sedangkan kami menjadi RM.50. Ya sudahlah, daripada kami harus luntang lantung lebih lama lagi di genting. Dan supir taksinya juga mau mencarikan kami hotel yang murah di Batang Kali.

Kami tidak tahu lho Batang Kali itu dimana, soalnya cuma modal percaya ngomongan aja kalo dari Batang Kali bisa ke KL menaiki Bus.

Setelah sampai di Batang Kali, Sang supir taksi mengantarkan kami ke hotel yang low budget. Penginapannya lumayan nyaman untuk istirahat. Dan kami semua langsung tidur karena kecapean seharian bejalan ke Batu Caves dan Genting.

- Hari Ketiga, Minggu (11/08/2013)

Pagi2 kami sudah bersiap-siap untuk berangkat ke KL. Karena, rencananya hari ini kami mau pulang ke Batam. Hotel tempat kami menginap tidak jauh dari halte bus. Dan busnya cuma lewat sejam sekali, kalo ketinggalan bus yah harus nunggu sejam lagi. -____-"

Saya lupa ongkos bus dari tempat kami menginap ke Station Bus-nya. Lumayan jauh juga jaraknya, kira-kira satu jam. Dan model bus yang kami tumpangi itu seperti bus bintang kembar (dibatam) ato kopaja (dijakarta).

Untung aja ada sepasang muda-mudi yang berbaik hati mau menjadi penunjuk jalan buat kami. Setelah di Station Bus kami langsung bergegas mencari bus yang ke KL. Dan SODARA-SODARA saya lupa juga ongkos dari Station Bus Batang Kali ke KL, perjalanan memakan waktu satu jam setengah.

Akhirnya, sampai juga kami di Terminal Bus Puduraya. Dan ternyata yah SODARA-SODARA diterminal puduraya itu buanyak calo, belum lagi kita sampai diloket pembelian tiket. Eh, tuh calo dah banyak samperin kita tanya mau kemana....

Sialnya lagi, setelah kita tanya ke calo itu berapa harga tiket ke Johor Bahru. Terus, kita lepas ato tidak membeli tiket dari mereka. Beberapa menit kemudian kita datang lagi ke calo itu, tuh harga tiket bus bakalan naik aja gitu... #kamfreeetttttt

Pernah kami dapat harga tiket dari KL ke Johor Baru RM.50 untuk sekali jalan, terus kami mau tanya ke loket lain untuk membandingkan harga tiket. Dan kembali lagi ke loket tadi, eh tuh tiket sudah habis gitu aja. Terpaksalah kami membeli sama calo dengan harga RM.55 untuk sekali jalan.

Jahatnya lagi, sengaja rombongan kami satu bus itu diantar ke beberapa blok dari terminal Puduraya untuk menaiki bus. Dan ternyata SODARA-SODARA bus yang kami tumpangi itu adalah BUS SEKOLAH. #anjrrriiitttttttttttttt

Pantesan kami tidak langsung naik bus dari terminal puduraya, sengaja harus berajalan kami beberapa ratusan meter kedepan. Mereka dengan licik memakai BUS SEKOLAH untuk mengantarkan kami ke Johor Bahru.

Tips :

Jangan pergi liburan ke Malaysia pas waktu lebaran, karena mereka sistemnya sama seperti di Indonesia. Harga tiket bisa melonjak naik. Dan lebih aman anda membeli tiket bus secara online beberapa hari sebelum keberangkatan. Agar terhindar dari calo dan harga tiket bus yang muahal.

Saya sudah tidak yakin kalo kami bisa pulang ke batam pada hari ini. Mengingat perjalanan yang tidak pasti akan sampai jam berapa ke Johor Bahru. Dan akan kah kami juga terkejar dengan Kapal Ferry keberangkatan terakhir ?!

Eng... Ing... Eng... Tuh kan, benar firasat saya. Kalo kami tidak terkejar kapal ferry dengan keberangkatan terakhir. Jadwal keberangkatan kapal ferry-nya belum kembali normal. Padahal, di tiket jadwal kapal ferry terakhir jam 5.30 (waktu malaysia). Sedangkan kami sampai dipelabuhan Stulang Laut untuk melakukan boarding pas jam 5 sore. Ternyata kapal berangkat jam 5 sore, jadi kami ketinggalan kapal untuk pulang ke Batam.

Yah, mau gimana lagi... Nasi sudah menjadi bubur, mau nggak mau harus pulang besok pagi ke Batam-nya. Itu pun, kami tidak tahu harus menginap dimana. Budget juga semakin menipis... -_____-" 

Akhirnya kami menginap dihotel yang dekat pelabuhan Stulang Laut...

- Hari Keempat, Senin (12/08/2013) 

Jujur, saya lebih suka suasana di Johor Bahru daripada Kuala Lumpur. Johor Bahru suasananya lebih tenang, nyaman dan bersih daripada KL.

Kami Pulang ke Batam pada siang hari...  Btw, pelabuhan Batam lebih modern daripada Stulang laut. Yah masak disana, boarding passnya masih manual aja. Jadi, nama kita akan dipanggil satu persatu untuk masuk dipengecapan passport.

#TheEnd  

***

Saya mau sedikit sharing masalah ongkos pergi dan pulang yang perbedaannya jauh banget selama di Malaysia.

Ongkos taksi dari Pelabuhan Stulang Laut Ke Terminal Bus Larkin => RM.20 / sekali jalan
Ongkos taksi dari Terminal Bus Larkin ke Pelabuhan Stulang Laut  => RM.10 / sekali jalan

Ongkos bus dari Terminal Bus Larkin (Johor Bahru) ke Puduraya (Kuala Lumpur) => RM.35 /sekali jalan
Ongkos bus dari Puduraya (Kuala Lumpur) ke Terminal Bus Larkin (Johor Bahru) => RM.55 / sekali jalan 

Huft, seharusnya pergi dan pulang ongkosnya harus sinkron tapi kenapa selisihnya lumayan jauh...

You Might Also Like

1 comments

  1. tempat wisata batu caves terkenal sekali ya, sehingga banyak para wisatawan yang pergi kesana..

    ReplyDelete