Kabut Pasti Berlalu

Friday, June 21, 2013

Sudah beberapa hari ini cuaca di Tanjung Balai Karimun berkabut. Jarak pandang disekitar baik siang maupun malam ditutupi oleh kabut. Dengan adanya kabut ini, saya bernafas pun terasa sesak karena udara yang saya hirup tidak sehat. Hari ini kabutnya lebih tebal dari hari kemaren atau yang terparah, membuat pernafasan saya semakin sesak.

Kepo punya  kepo, kabut ini kiriman dari hasil pembakaran hutan di wilayah Sumatra. Tadi saya sempat baca berita dimedia online, kalo negara tetangga kita (Singapore) sudah komplen ke pemerintahan kita tentang pencemaran lingkungan ini (kabut). Memang setiap tahun diwilayah Provinsi Kepulauan Riau dan daerah sekitarnya selalu terkirim kabut kiriman dari wilayah Sumatra. Hehheheeeeee......... Kalo di Jakarta selalu dapat banjir kiriman dari kota-kota tetangganya setiap tahun, sedangkan kami disini selalu dapat kabut kiriman dari wilayah Sumatra setiap tahunnya. -____-" *Tuhan itu memang adil* 

Etapi, dengan adanya kabut ini jadi berasa kayak berada dinegeri diatas awan. #tepokjidat

Dibawah ini poto penampakan kabut yang berada diperusahaan tempat saya bekerja....

Biasanya tuh laut kelihatan biru, etapi ini jadi putih & berkabut

Karena cuaca lagi berkabut jadi management perusahaan ditempat saya bekerja mewajibkan setiap karyawan untuk memakai masker.

Poto Karyawan ALAY
Semoga kabut ini cepat berlalu, sehingga saya bisa bernafas dengan lega lagi. Amin...

You Might Also Like

1 comments

  1. Huahahahaha... karyawan alay, bertobatlah anda.. selagi masih ada waktu.. ckckck..

    ReplyDelete