Penipuan Via Telpon Rumah

Monday, November 28, 2011

Kemarin gue sempat dapat telpon dari salah satu penipu kelas abal2 yang mengatasnamakan dari TELKOM. Inti ceritanya, bapak gue dapat hadiah tipi 21 inchi dan uang tunai sebesar 5 juta dari walikota Batam. Kata si penipu, mereka mengundi secara acak melalui nomor telpon rumah. Nama bapak gue urutan kedua dari pemenang dan pemenangnya dikabarkan melalui acara BATAM TV jam 7 pagi.

Berhubung kita sekeluarga pagi2 nggak ada yang nonton tuh acara, jadi si penipu memiliki alibi yang kuat untuk menyakinkan gue bahwa bapak gue menang undian tersebut dan tinggal bapak gue aja yang belum mengambil hadiah tersebut. Uhuk...

Untungnya, gue tidak langsung locat2 indah dan menangis kegirangan atas kemenangan bapak gue dalam undian tersebut. *Alamak, buaya mau dikadalin* -____-"

Setelah tutup telpon, gue langsung kroscek ke 147 dan tanya langsung ke operator TELKOM-nya, apakah TELKOM lagi mengadakan promo atau undian berhadiah pada hari ini (27-11-2011) ?!. Ternyata, tidak ada SODARA-SODARA... !!!

Tuh kan... *kena deh...*

Ada - ada aja penipuan jaman sekarang ini. Mereka secara terang-terangan mengatasnamakan TELKOM. *lempar telpon umum berjamaah ke penipu*

Makanya chuy, kita harus waspada dan jangan terlalu gampang percaya kalo ditelpon dapat hadiah BLA... BLA... BLA... dari instansi ato perusahaan tertentu. Setelah dapat telpon mari kita kroscek kebenarannya dengan menghubungi customer service instansi ato perusahaan yang disebutin oleh penipu.


WASPADALAH... !!! 

Cerita tambahan :

Sebenarnya, setelah gue dapat telpon dari si penipu itu. Dia suruh telpon ke nomor 08991783737 atas nama andrian selaku pimpinan telkom abal2. Malah gue telpon ke 147 dulu untuk kroscek kebenarannya. Setelah tahu itu adalah penipuan. Yah, gue nggak telpon ke andrian itu dong...

Beberapa menit kemudian...

Si penipu itu telpon lagi dan yang ngangkat telpon emak gue. Langsung deh emak gue nggak layanin tuh si penipu dan langsung bilang "Terima kasih pak, kami tidak membutuhkan itu" #tutuptelpon.

Emak gue sudah kebal dengan penipuan via telpon rumah. Uhuk...       

You Might Also Like

0 comments