Perjalanan Ke Negeri Seberang (Part 3)

Saturday, March 19, 2011


Part 3
Singapore, 31 Desember 2010

Badan ini masih tidak mau beranjak pindah dari tempat tidur. Dan rasa lelah maupun letih yang masih menghampiri ditubuhku belum hilang. Ingin sekali berbaring lebih lama diatas tempat tidur yang empuk ini. Celakanya, temanku sudah membangunkan tidurku tanpa peduli betapa nyenyaknya lelapan tadi malam.

Dengan separuh sadar dan mencoba untuk menyatukan jiwa – jiwaku yang sebagian masih di alam mimpi. Aku berusaha untuk bangun dan mandi karena perjalanan kami hari ini cukup seru dan mengasyikkan.

Daftar yang sudah aku buat untuk hari ini adalah dari pagi sampai sore kami pergi ke UNIVERSAL STUDIO SINGAPORE dan malamnya melihat Kembang Api di City Hall.

“Oh Tuhan, apakah mimpi ini akan menjadi nyata ?” Tak pernahku bayangkan perasaan ini nanti, saat melihat kembang api pergantian tahun baru di Negeri Seberang.  Setiap tahun aku hanya bisa melihatnya dari kejauhan di tempat kelahiranku yaitu Batam.

Memang sungguh bahagia sekali apabila kita bisa mewujudkan mimpi. Dan nanti malam aku akan merasakan kebahagian itu dengan melihat gemerlapnya Kembang Api di Negeri Seberang.

Kami sudah bersiap untuk melakukan perjalanan lagi. Tapi seperti biasa, kami harus mengisi perut dengan makanan sehingga tidak cepat merasa kelelahan saat diperjalanan nanti.

Aku dan temanku pesan nasi lemak. Begitu nasi lemak sudah diatas meja dan didepan mata, dengan lahapnya aku memakan sarapan pagi plus makan siang. Biar irit jadi kami gabungkan antara sarapan pagi dan makan siang.

Setelah perut sudah terisi dengan baik maka kami langsung meluncur ke Station Paya Lebar. Disetiap Station MRT Singapore selalu banyak penumpang dari menit ke menit. Hilir mudik penumpang yang berjalan agak cepat membuat kami harus menyesuaikan jalan kami.

Untuk ke Pulau Sentosa dari Station MRT Paya Lebar kita harus ke Station MRT Outram Park, dari situ kita mengambil jalur ungu ke Harbour Front dan baru ke pulau Sentosa.

Ke pulau Sentosa kita harus naik Monorail Express dengan harga SGD $3 dari Harbour Front. Kami tiba jam 10 pagi ke tempat pembelian tiket Monorail Express dan antrian ke pulau Sentosa cukup sepi.

Selang beberapa menit Monorail Express pun datang dan mengangkut kami ke pulau itu. Setelah sampai di Station Monorailnya, ternyata pengunjung sudah rame memadati pulau Sentosa.

Yup, akhirnya kami sampai juga didepan pintu gerbang UNIVERSAL STUDIO SINGAPORE. Diluar perkarangannya aja sudah rame dan seperti biasa pengunjung akan berfoto ria dengan gaya narsis ala lebay untuk mengabdikan moment ini.

Mereka banyak berfoto dikawasan Replika Bola Dunia dengan tulisan UNIVERSAL STUDIO di depan pintu masuk.

Temanku sibuk untuk berpose ria dan aku sebagai photografernya. Ibarat Model yang lagi pemotretan dikawasan tersebut, tanpa malu – malu dia bergaya dengan hyperaktifnya dan membuat aku sedikit pusing dan kerepotan mengambil fotonya.

Di Box penjualan tiket terpampang sebuah text berjalan elektronik dan mengabarkan bahwa Tiket SOLD OUT untuk hari ini. Betapa hancur dan putus asanya kami melihat text tersebut. Rasa sesal dan sakit hati pun menghampiri.

“Ya, percuma aja kita datang pagi – pagi kesini ternyata tiket sudah habis terjual !” aku bergumam kepada temanku. Padahal sebelum hari H kami sudah mencurahkan isi hati dan imajinasi kami yang liar akan wahana ini.

Tapi tak apalah, mungkin belum saatnya kami masuk ke wahana ini. Rasa putus asa dan pasrah pun makin kuat.

Temanku mencoba memberanikan diri ke Box penjualan tiket untuk menanyakan hal tersebut. Kami berharap masih ada tiket untuk masuk.

Rasa deg-degan dan takut pun mengiringi langkah kami menuju ke tempat Box penjualan tiket. Dan temanku dengan nada suara yang gugup bertanya kepada petugas penjualan tiket apakah tiket masih tersedia buat kami.

Jantung ini rasanya ingin copot dan kami harus menerima dengan ikhlas kabar apa yang akan dilontarkan oleh petugas penjual tiket itu.

Ternyata sodara – sodara tiket itu MASIH ADA ! Kegiranganlah hati kami mendengar kabar itu, tanpa basa – basi kami langsung mengeluarkan uang SGD $ 66 dari dompet untuk membeli tiket.

“Alhamdulilah” ucapan syukur itu pun spontan terucap dari mulutku. Rasa bahagia ini membuat kita ceria dan semangat lagi. Tapi kenapa mereka menuliskan SOLD OUT untuk penjualan tiket hari ini ?!. Ya, sudahlah tidak usah dibahas panjang lebar lagi karena tiket juga sudah ditangan.

Dengan langkah yang riang dan gembira kami pun masuk ke kawasan UNIVERSAL STUDIO SINGAPORE.

Wow, betapa tercengangnya aku melihat arsitektur dan wahana yang akan kami jelajahi nanti. Aku mulai mengkhayal, seandainya di Negaraku yang memiliki beribu – ribu pulau dan cuma satu pulau aja dibuat tempat wahana yang bestandar international seperti ini. Pasti banyak pengunjung Lokal, Interlokal dan Internasional yang berkunjung ke Negara ku.

Wahana UNIVERSAL STUDIO SINGAPORE di bagi beberapa tempat.

1. Hollywood

Dikawasan ini kita bisa melihat arsitektur bangunan ala Hollywood. Bangunannya banyak yang digunakan untuk menjual merchandise atau souvenir pernak – pernik UNIVERSAL STUDIO. Disini kita bisa berfoto ria sama Ikon tokoh kartun maupun film.

Yang kami jumpai dan sempat berfoto ria dengan Woody woodpecker versi cewek maupun cowok dan Kungfu Panda.


Disini juga ada pementasan musical rock n roll ala monster gitu. Sumpah, baru pertama kali aku melihat secara langsung pementasan musik yang gokil abissss……….. Panggungnya seru ada ledakan kembang api terus mereka juga seakan – akan keluar dari box elektronik yang ada gambar animasinya.

Penataan lampunya juga keren, tapi tetap aja aku tidak mengerti apa yang mereka bicarakan dan nyanyikan. Soalnya Bahasa Inggris semua mana tidak ada subtitle Indo lagi. :-(

Ternyata lagu No Body yang dilantunkan oleh Wonder Girls artis asal korea ini sangat popular loh di UNIVERSAL STUDIO. Mereka para monster juga membawakan lagu ini saat pertunjukkan.

2. Madagascar

Pada tahukan film animasi Madagascar ?!. Diwahana ini banyak terdapat patung maupun gambar tokoh – tokoh binatang dari film animasi tersebut. Lucu – lucu juga, terus disini ada wahana permainan komedi putar.

Aku sempat menaikinya tapi temanku tidak. Kata dia itu permainan anak – anak, tapi banyak juga orang dewasa yang menaikinya. Emang nich, orang dewasanya pada saat masa kecil kurang bahagia.

Tempat duduknya adalah gambar karikatur dari tokoh – tokoh film animasi tersebut. Aku memilih NELI “Nenek Lincah” yang di film animasi Madagascar dimana seorang nenek yang pintar berkarate.


Ada juga gedung atraksinya yang berbentuk kapal besar tapi belum dibuka masih coming soon.

3. Far Far Away

Tempat ini adalah Negeri Dongeng, arsitektur bangunannya berbentuk seperti kastil yang sering kita lihat gambarnya di buku cerita dongeng. Pertama datang ke wahana ini kami langsung bermain roller coasternya.

Oh iya, disetiap permainaan maupun atraksi yang mereka suguhkan kepada kita. Jangan harap kita bisa langsung masuk atau langsung bermain wahananya. Kita harus melewati antrian yang cukup panjang dan berbelok – belok.

Kecuali kalo kita punya kartu express Universal. Jadi Universal Studio memberikan kemudahan bagi pengunjung dengan jalur khusus alias kalo masuk ke wahana atau atraksi tidak perlu lagi capek – capek ngantri. Cukup kasih tunjuk kartunya ke petugas maka jalan khusus tanpa hambatan pun langsung tertuju ke pintu wahana atau atraksi.

Aku tidak tahu harus bayar berapa untuk mendapatkan kartu ekpress itu. Karena kami sifatnya merakyat maka mau tak mau harus mengantri cukup panjang bersama pengunjung – pengunjung lain yang datang dari belahan bumi lainnya.


Atraksi yang paling seru disini adalah nonton film animasi SHREK 4D. Gila chuy !!! 4D !! Sedangkan 3D aja aku belum pernah nonton dibioskop !.

Seperti biasa, kita harus ngantri dulu untuk memasuki wahana atraksi ini. Untuk yang sekian kalinya aku tidak mengerti apa yang mereka bicarakan…… Pertama kita diajak keruangan yang terdapat 3 box yang diikat diatas dan setiap box ada babi yang dikurung didalamnya.

Babi – babi itu berupa animasi kok bukan betul – betulan. Jadi cuma gambar mata mereka aja yang bergerak – gerak didalam box. Dan bergoyang – goyang seperti asli seakan mereka didalam box tersebut.

Setelah pertunjukkan itu kita dibawa kedalam ruangan bioskop untuk menonton film animasi SHREK 4D. Sebelum masuk kita sudah dikasih kacamata 3D. Pengalaman yang paling seru banget menonton film animasi ini. Seolah olah mereka keluar dari layar dan berada persis didepan kita.

Disini kursi kita bisa bergoyang – goyang dan bisa keluar air disesuaikan dengan isi ceritanya. Jadi, ada satu adegan si Donkey itu bersin terus kita semua kena muncratan bersinnya. Jorok banget ya ?!. Hehheheheheheheee…………….

Waktu sore hari sempat ada putri Fiona dan Shrek didepan kastilnya tapi kami tidak sempat berfoto ria karena keburu waktunya habis.

4. The Lost World

Disini agak lebih gokil lagi karena banyak wahana yang mengadu nyali. Tidak seberapa parah dech tapi lumayanlah. Yang kami masuk adalah wahana :

4.1  Water World

Didalam wahana ini kita akan menyaksikan pertunjukkan Live Action. Terkesima banget aku selama menonton atraksi ini. Bayangkan aja, ada adegan tembak menembak + ledakan kecil – kecilan dan efeknya seperti asli walaupun dibaluti dengan drama queen dalam ceritanya.

Para aktornya sedikit jahil juga sama penontonnya, penonton yang paling depan di semprot dan disiram pake air. Tempat paling depan sich memang sengaja disediakan untuk basah – basahan. Untung aja kami duduk ditempat yang kering dan hanya menyaksikan dan menertawakan penontonnya yang diguyur air oleh para aktornya.




Adegan yang paling klimaks adalah ada sebuah replika pesawat helikopter kecil yang meluncur ke arena pertunjukan tersebut. Amazing, fantastis dan bombastis.

4.2  Canopy Flyer

Wahana ini seperti roller coaster tapi kita duduk seperti naik ayunan dan diatas tempat duduk kita sudah ada jalurnya seperti roller coaster. Lumayan seru juga sich naik ini walaupun harus mengantri berbelok – belok dan panjang.

4.3  Jurassic Park Rapids Adventure

Sangat disayangkan, wahana ini tidak sempat kami coba karena lagi ada kerusakan. Padahal, kami sudah berada diantrian terdepan. Banyak juga para antrian yang kecewa, petugasnya juga tidak bisa menjamin kalo perbaikan kerusakannya dalam waktu lama atau sebentar.

Jadi untuk semua antrian harus bubar. Hiks…….
Wahana ini seperti arum jeram, jadi kita naik boat secara melingkar dan masuk kedalam terowongan. Di dalam terowongan nanti ada Dinosaurusnya gitu.

Nggak tahu kapan lagi kami bisa kembali kesini dan merasakan wahana ini.

5. Ancient Egypt

Wow, yang paling menyeramkan adalah wahana ini. Aku dan temanku sebelumnya belum tahu wahana apa yang akan disuguhkan buat kami. Untuk keamanan dan kenyamanan, barang berupa tas dan camera di titip di loker.


Lokernya canggih chuy !!! Dengan menggunakan komputerisasi loker akan terbuka dan terkunci tapi hanya 20 menit aja gratis. Kelebihan waktu kita bayar sendiri.

Kamipun mulai mengantri dari kerumunan pengunjung. Gila chuy !!! ngantrinya panjang banget sampai 2 lantai karena kita naik permainan wahana ini dilantai 2.

Ternyata sodara – sodara !!! Kita menaiki roller coaster, tapi ini bukan sembarang roller coaster. Wahana roller coaster ini dipenuhi patung – patung mumi. Kalo patung aja sich nggak masalah tapi……

Kecepatan laju roller coasternya itu chuy !!! Membuat aku berteriak sekencang – kencangnya “AAAAaaaaaaaaaaaaaaaHHH………………………………..” Badan kita dijungkirbalikkan dengan kecepatan lumayan laju.

Lagian ini roller coaster bisa jalan mundur pulak. Didalam wahana keadaannya gelap dan banyak hantu berupa animasi yang bergentayangan.

Disini ada kamera tersembunyi loh……… Jadi waktu ekspresi kita yang lagi teriak karena ketakutan maka kamera ini secara diam – diam mengambil foto kita. Tapi fotonya dijual dengan harga SGD $18.

Sumpah, setelah bermain wahana ini perutku terasa mual dan kepala menjadi pusing. Tapi sangat menyenangkan dan berkesan. :-)

6. Sci Fi City

Wahana ini adalah tentang Science Fiksi dan robot gitu. Tapi masih belum dilaunching, ada juga arena roller coasternya juga tapi masih percobaan. Mesinnya jalan terus tapi yang duduk sebagai penumpang adalah boneka.

So, jadi tidak bisa banyak yang bisa aku ceritakan diwahana ini.

7. New York

Wahana ini juga seru. Berasa di New York kita dengan bangunan gedung berarsitektur ala New York. Disini juga kita bisa berfoto ria sama model cuantik Merlyn Monroe KW1. Dan sich centil dan seksi Betty Boop.




Ada pertunjukkan Bridge Dance juga di tepi jalan sehingga suasana di wahana New York menjadi hidup dan ramai. Setelah mereka selesai mempertunjukkan gerakan dance yang enerjik. Mereka mengajak beberapa penonton untuk melakukan Bridge Dance ala gerakan Bridge Dance diri mereka sendiri.

Dan penonton yang terpilih adalah anak – anak kecil. Salut sama anak – anak ini karena mereka dengan penuh percaya diri berlenggak lenggok memperlihatkan kemampuan dance mereka.

Yang membuat aku salutnya lagi. Banyak loh….. anak Indonesia yang menunjuk diri untuk kedepan. Mungkin mereka terinspirasi oleh Brandon IMB. Walaupun anak – anak itu gayanya awur – awuran tapi tak apa yang penting mereka sudah berani untuk maju kedepan.

Thumb up…….

Wahana yang membuat aku terkesan adalah "Lights, Camera, Action ! Hosted by Steven Spielberg". Semacam rumah produksi Om Steven Spielberg gitu.

Hostnya langsung dibawakan oleh Steven Spielberg menggunakan Video Rekaman. Dan disini sungguh dasyat effect yang mereka gunakan untuk membuat cuaca buruk seperti angin, hujan dan badai.

Ada workshopnya juga, kita akan memasuki suatu ruangan terus didalam ruangan tersebut kita berada di kabin bengkel kapal di pelantaran ala bangunan New York. Nanti kita menonton secara langsung effect cuaca yang mereka buat. Sumpah seperti beneran, ada efek hujan, angin puting beliung dan keadaan ruangan yang porak – poranda akibat cuaca buruk.

Ada effect ledakan listrik dan property yang tumbang juga. Dan terakhir kita disuguhkan dengan masuknya badan kapal tangker bagian depan  ke arena tersebut.

AMAZING…… !!!

Kueren Buanget !!!

Setelah sudah berkeliling semua wahana dan berfoto ria. Kamipun pulang karena sudah jam tujuh malam dan itu artinya UNIVERSAL STUDIO juga sudah ditutup.

Perjalanan pulang dari station sentosa ke Harbour front cukup padat tapi arus sebaliknya Sangat padat. Karena malam ini bertepatan malam pergantian tahun dan ada acara party juga di pantai sentosa.

Aku dan temanku sudah dalam keadaan lecek, dekil dan kumel karena seharian berjalan dan bermain di UNIVERSAL STUDIO. Rasa letih kaki ini semakin menjadi – jadi sebab sedikit sekali aku beristirahat.

Kami memutuskan dulu untuk pulang ke penginapan untuk membersihkan badan dan selang beberapa jam kemudian kami menuju ke City Hall untuk melihat Kembang Api pergantian tahun di Negeri Seberang ini.

BERSAMBUNG…………..

You Might Also Like

0 comments